Marketplace – Berita Terkini Marketplace, Saham, Reksadana – CNBC Indonesia
Jakarta, CNBC Indonesia – Banyak dealer menganggap penarikan yang efisien sebagai kebutuhan dasar yang harusnya dimiliki setiap dealer secara standar. Nyatanya, hal ini tidak selalu terjadi. Octa, dealer terpercaya dan teregulasi secara international sejak tahun 2011, menguraikan beberapa hal penting dari proses penarikan.
Pasalnya, saat memulai perjalanan di pasar finansial, semua dealer ritel normalnya ingin menghadapi kepusingan seminim mungkin. Mempertimbangkan hal itu, sebagian dealer lebih memilih contracts for distinction (CFD) daripada jenis aset lain karena fleksibilitasnya tinggi, likuiditas tingkat lanjut, dan eksekusi order yang cepat.
Namun, ketika menyangkut penarikan, pemrosesan transaksi secepat kilat tidak selalu tersedia, sehingga bisa membuat dealer sangat stres. Berikut adalah beberapa fakta yang bisa membantu dealer memahami prosesnya dengan lebih baik.
Proses penarikan melibatkan beberapa tahap kunci:
1. Dealer mengajukan permintaan penarikan melalui portal klien dealer, dengan memilih jumlah yang akan ditarik. Biasanya, dealer menarik dana dari margin bebas yang tersedia, bukan dari yang terikat di posisi terbuka.
Setelah itu, dealer memilih metode penarikan yang diinginkan. Metode penarikan bisa berupa tunai, switch financial institution, pengembalian dana kartu, e-wallet, atau kripto. Pada tahap ini, dealer mungkin meminta verifikasi identitas.
2. Dealer meninjau dan menyetujui permintaan, dengan melakukan beberapa pengecekan. Memastikan kepatuhan terhadap aturan kenali pelanggan Anda atau know your buyer (KYC) dan anti pencucian uang atau anti cash laundering (AML). Ketidaksesuaian informasi pribadi, element financial institution, atau riwayat transaksi bisa menandai transaksi untuk peninjauan kepatuhan secara handbook. Memastikan dana yang diminta tidak sedang digunakan sebagai margin untuk posisi terbuka.
Mencocokkan metode pembayaran. Dalam banyak kasus, dealer memproses penarikan menggunakan metode yang sama seperti untuk deposit guna memenuhi persyaratan regulator terkait pencegahan penipuan dan pencucian uang.
3. Transaksi diproses oleh penyedia layanan pembayaran atau mitra perbankan. Pada tahap ini, berbagai protokol keamanan inner diterapkan untuk memastikan bahwa dana dan kredensial aman. Setelah itu, penyedia layanan pembayaran melaksanakan transaksi, yang terkadang memakan waktu hingga 10 hari kerja tergantung pada metode pembayaran, mata uang, dan faktor lainnya.
4. Dana tiba di rekening financial institution, kartu, atau dompet klien. Dealer biasanya mengirim electronic mail konfirmasi setelah dana dikirimkan, tetapi waktu pengkreditan sebenarnya bergantung pada institusi penerima.
Penarikan: Apa yang Dicari dealer
Aturannya, dealer yang andal dengan pengalaman pasar yang luas serta jangkauan international bisa menjamin penarikan yang efisien dan cepat. Salah satu tanda yang paling mudah dikenali dari dealer semacam ini adalah ulasan on-line yang positif secara keseluruhan. Misalnya, berikut ulasan yang ditulis para klien dealer Octa tentang pengalaman mereka.
“Antarmuka Octa mudah dinavigasi. Saya juga suka kontrol mereka yang bagus untuk Deposit/Penarikan dana.”
“Saya suka proses penarikannya yang cepat, bonus deposit, dan layanan pelanggan yang baik.”
“Server stabil selama berita serta unfold yang adil untuk kebanyakan pasangan primary, deposit dan penarikannya lancar.”
“Transaksi cepat dan tepat waktu. Platform hebat dengan semua tools-nya.”
Octa juga menawarkan transparansi lengkap mengenai ketentuan tradingnya, menghindari biaya tersembunyi sambil berupaya mempertahankan unfold terendah di pasar, seperti yang dikonfirmasi oleh ulasan para dealer.
Beberapa Penyebab Umum Keterlambatan Penarikan
Dalam beberapa kasus, keterlambatan penarikan bisa disebabkan oleh faktor di luar kendali dealer, termasuk:
Terkadang, aktivitas klien yang mencurigakan, seperti penarikan segera setelah deposit atau buying and selling dari lokasi atau yurisdiksi tertentu, bisa memicu proses uji tuntas yang ditingkatkan oleh dealer atau regulator. Proses ini bisa menyebabkan penundaan penarikan karena dealer harus memastikan dana ditarik oleh klien dan bukan oleh penipu yang telah mendapatkan akses ke kredensial klien.
Dealer juga bisa menahan transaksi jika information KYC klien hilang atau kedaluwarsa. Prosedur KYC memungkinkan dealer untuk mempertahankan profil keamanan yang tinggi terkait transaksi finansial dan keamanan dana klien. Prosedur KYC juga memungkinkan dealer untuk mencegah aktivitas penipuan dan pencucian uang.
Pembatasan jumlah penarikan. Beberapa penyedia pembayaran menetapkan batas pengembalian untuk metode pembayaran, mata uang, atau jenis akun tertentu. Ketika batas ini terlampaui, penarikan dapat diblokir sementara, dan transaksi memerlukan pemilihan metode pembayaran alternatif untuk diproses oleh dealer.
Saat menangani mata uang atau rekening financial institution non-standar, dealer bisa mengalami keterlambatan pemrosesan penarikan, yang bisa menyebabkan langkah penanganan tambahan atau pembatasan perbankan.
Oleh karena itu, meskipun beberapa faktor eksternal bisa menyebabkan keterlambatan penarikan, dealer yang andal dan terkemuka harus tetap memenuhi standar regulasi untuk memastikan keamanan dana dan information pribadi klien di semua tahap proses penarikan. Dealer bisa mengintip kerangka kerja penarikan dealer dengan membaca ulasan on-line sebelum membuat akun, yang merupakan salah satu dari beberapa cara untuk memastikan dealer dapat diandalkan.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]
Subsequent Article
Cuan Triliunan, Cek Indikator Yang Digunakan Milyader di Strateginya
13 pemikiran pada “Ini yang Harus Dealer Ketahui Tentang Penarikan”
Komentar ditutup.